Rabu, 13 Mei 2015

Di Tepi Laut Merah

Senja Itu di Tepi Laut Merah, Mei 2014
Ada kesepihan dan kerinduan yang menyelimutiku tatkala aku menikmati sapaan angin di tepi laut merah senja itu.
Ombak lincah yang berkejaran seakan menyapa pengunjung untuk turut merayakan pergantian hari.
Aku ... ?  
Aku ingin menatap luasnya hamparan air ini, dimana ujung nya?
Hamparan air ini menyimpan teka teki seperti kehidupan.
Kita takkan tau kapan ombak menyapa kaki kaki kita dengan lembut dan memberi keceriaan.
Kita juga takkan tau kapan ombak itu mengejar-ngejar kita.
Aku tak ingin bergabung dengan ombak di senja itu.
Aku ingin menikmati kedamaian di balik kerinduanku.
Terkadang menoleh kebelakang itu aku lakukan bukan untuk menikmati kesedihan.
Bukan untuk mengenang masa lalu.
Tapi mencoba menghargai apa yang telah kita terima sebagai syukur kita padaNya.
Indahnya senja di tepi laut merah.
Kusimpan dalam catatan harianku sebagai nikmatNya yang sangat luar biasa. 


-Tumblr :
Foto yang sama :
Didepan terhampar luas samudra nan biru
Kaki kaki kecil ini memainkan ombak berkejaran
Semilir angin lembut menyapa wajah sendu.
Tangan mungil itu mengambil kerang tersesat ...
Melepaskannya kembali pada dunia yang fana.
Melangkah ...
Pelan ... meraih impian
Stand by me ... 
#Senja di #laut #sunset #sweetmemories


Mei 2015

Menjelang hari jadiku ...

Nggak terasa sudah disini posisiku. Nggak banyak yang bisa aku lakukan. Aku hanya seorang wanita yang berusaha ingin mengajak bermain dan bercanda bersama sekumpulan bocah disebuah taman yang penuh warna. Aku hanyalah seorang wanita yang saat ini menemani laki-laki kecil yang aku pilih untuk kuajak bermain dan bercanda bersamaku setiap hari. Aku hanyalah seorang wanita yang belum bisa memberikan kebahagiaan pada lingkungan dan keluarganya. Aku hanyalah seorang wanita biasa ...